Kementerian Desa Kerjasama dengan Korsel

MJ Pendampingan

Kementerian Desa-Korea Selatan Kerjasama

KEMENTERIAN Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menjajaki kerjasama dengan Pemerintah Korea Selatan (Korsel). Hal itu diharapkan bisa mempercepat alih teknologi bagi masyarakat di pedesaan. “Kerja sama ini ada kaitannya dengan Undang Undang Desa.  Dan gerakan Saemuel Undong merupakan gerakan nasional agar masyarakatnya bisa keluar dari kemiskinan. Tak hanya itu, menjadi sebuah gerakan bagi pengembangan masyarakat yang memodernisasi dan semuanya diawali pusatnya di masyarakat desa,” kata Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar dalam siaran pers yang diterima, Jumat, (5/12).

Peningkatan kapasitas dalam sisi teknologi masyarakat desa, lanjutnya, diharapkan pula akan menjadi pintu masuk bagi percepatan peningkatan taraf ekonomi masyarakat. Bahkan cara tersebut diharapkan pula akan memberikan dampak positif bagi peningkatan infrastruktur di desa-desa se tanah air ini. “Secara lebih mendalam, usulan kerjasama akan mengangkat peluang penerapan pembangunan. Mungkin dimulai dari sisi teknologi, mengangkat potensi ekonomi serta perbaikan infrastruktur di perdesaan tersebut,” ucap Marwan pula.

Dipilihnya negara tersebut dalam bekerjasama, jelas Marwan, tidak lepas dari keberhasilannya dalam memberdayakan masyarakat pedesaan. Sehingga, alih pengetahuan dan pengalaman tersebut akan sangat dirasakan manfaatnya oleh rakyat bangsa ini kedepannya. “Keberhasilan program-program masyarakat perdesaan di Saemul Undong, Korea Selatan itulah yang coba akan dipresentasikan dalam kerjasama antara Kementerian Desa Indonesia dengan Duta Besar Republik Korea Selatan. Misalnya,  keberpihakan program-program Pemerintah Korea dalam hal pemenuhan kebutuhan listrik terbarukan tenaga surya di daerah tertinggal,” ujar Menteri Marwan.   (cr7).

Comments

comments