SILPA DKI Jakarta Dipastikan Meningkat

logo dki  jakarta 1

SILPA DKI Jakarta Dipastikan Meningkat.

DIRJEN Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Reydonnyzar Moenek menegaskan bahwa Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) pada Provinsi DKI Jakarta akan semakin mengalami peningkatan. Hal tersebut disebabkan rendahnya penyerapan anggaran pembangunan yang telah diprogramkan. “SILPA DKI akan terus meningkat,” kata Reydonnyzar di DPD RI, Rabu, (25/3).

Menurut Reydonnyzar, untuk anggaran tahun 2014 saja ibukota negara itu tidak mampu menggunakan seluruh dananya untuk menjalankan program pembangunan. Bahkan, dikatannya bahwa DKI pada tahun tersebut penyerapan anggarannya tidak sampai 70 persen. “Tahun kemarin (2014) saja serapan  hanya 61 persen. Sehingga 39 persennya termasuk Silpa,” lanjut Reydonnyzar.

Melihat kondisi tersebut, Reydonnyzar mengaku bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah pemangkasan pada APBD Provinsi DKI Jakarta. Yang diizinkan untuk dilakukan pembelanjaan pada APBD tersebut hanya bagi peningkatan pelayanan publik. “ Belanja daerah harus sebesar-besarnya untuk pelayanan publik. Belanja yang tidak fokus pada pembangunan DKI harus kita coret. Seperti sosialisasi-sosialisasi, rapat kerja, maupun perjalanan dinas,” ujar Reydonnyzar.

Sementara sumber pendapatan paling besar bagi Provinsi DKI Jakarta menurut Reydonnyzar bersumber dari pajak kendaraan bermotor. Kondisi itu sejalan dengan jumlah kendaraan bermotor yang semakin menyesakkan kondisi jalan raya di Jakarta. “ Konributor DKI paling besar dari pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor. Pajak Kendaran Bermotor itu sendiri sekarang Rp 7 triliun. Balik nama Rp 6,5 triliun,” katanya.

Comments

comments