DPR: Antisipasi Keselamatan Penerbangan

Mohammad Nizar Zahro

Mohammad Nizar Zahro.

ANGGOTA Komisi V DPR RI, Mohammad Nizar Zahro mendesak pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) untuk memberi jaminan terhadap keselamatan penerbangan di tanah air. Sebab, kasus ancaman bom yang dialami maskapai Batik Air rute Ambon-Jakarta dapat merusak kepercayaan dunia penerbangan untuk mendarat di tanah air. “Ini kejadian yang sangat serius yang harus di waspadai,” kata Nizar dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Jumat, (17/4).

Dari nomor pengirim pesan singkat ancaman bom tersebut, Nizar juga berharap sudah bisa segera ditangkap pelakunya. Sebab, bukan urusan yang sulit bagi aparat keamanan untuk mengungkap keberadaan telepon selular yang digunakan untuk mengirim ancaman tersebut. “Sudah pasti nomor SMS yang mengirim pesan ke petugas ATC bandara di Ambon. Lewat SMS yang dikirim pasti petugas dapat diketahui dimana lokasinya,” lanjut Nizar.

Langkah antisipatif dari pihak terkait selama ini harus dievaluasi. Sebab, sudah selayaknya pihak tekait bisa mengantisipasi agar berbagai bentuk ancaman terhadap dunia perbangan di tanah air tidak terjadi. “Kejadian kecelakaan atau pun kejadian yang serius, harus di antisipasi dari awal, baik oleh pihak otoritas bandara, Angkasa Pura dan aparat keamanan. Pengamanan di wilayah otoritas bandara sesuai SOP di UU No 1 Tahun 2009 tentang penerbangan. Karena sesuai norma hukum yang ada di UU,” ujar Nizar.   {007}.

Comments

comments