Evaluasi-Reshuffle Kabinet Sudah Waktunya

Muhamad Misbakhun

Mukhamad Misbakhun.

ANGGOTA DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengatakan bahwa perombakan sebuah kabinet atau reshuffle merupakan kelanjutan dari evaluasi kinerja para menteri maupun kepala lembaga negara. Itu sebabnya reshuffle merupakan cerminan kemampuan seorang menteri dalam menjalankan tugas sebagai pembantu presiden. “Kabinetnya Jokowi ini kan kabinet kerja. Jadi kalau mau dilakukan reshuffle basisnya harus berbasis kinerja,” kata Misbakhun saat dihubungi, Selasa, (21/4).

Evaluasi itu sendiri, lanjut Misbakhun, sudah selayaknya dilakukan Jokowi saat ini. Sebab rentang waktu 6 bulan masa dinas para menteri sudah bisa dijadikan tolak ukur sejauh mana sang menteri mampu menjalankan tugas seperti yang diharapkan. “Oh sudah perlu (evaluasi) bagaimanapun juga dalam manajemen modern, evaluasi itu dilakukan terhadap program-progaram yang sudah direncanakan,” lanjut Misbakhun.

Bahkan dalam kesempatan itu Misbakhun menyebutkan ada beberapa kementerian yang sudah harus dievaluasi oleh Jokowi kinerja menterinya. Sebab, perkembangan yang dialami negara ini dalam waktu 6 bulan terakhir tentu berkaitan langsung dengan kinerja menteri terkait. “Ada beberapa kementerian yang secara basis kinerja itu harus dievaluasi. Mengenai bagaimana kinerja ekspor kita yang terus menurun,” tegas Misbakhun.

Demikian pula terhadapa daya beli masyarakat yang terus menurun di republik ini. Menurut Misbakhun hal tersebut harus menjadi perhatian Jokowi sebagai presiden agar tugas meningkatkan kesejahteraan warga negara bisa tercapai selama kepemimpinannya sebagai kepala pemerintahan. “Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tidak dorong terjadinya peningkatan daya beli. Ini harus diperhatikan oleh pemerintah,” ujar Misbakhun.   {007}.

Comments

comments