TNI AD Sudah menjadi Guru di Desa Terpencil

Wuryanto

Brigjen TNI Wuryanto.

KEPALA Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Wuryanto mengatakan bahwa pihaknya sudah mengisi sekolah-sekolah di desa-desa terpencil yang mengalami kekurangan guru. “Yang dilakukan TNI AD selama ini di perbatasan khususnya di pulau-pulau terluar, desa terpencil yang melihat ada sekolah-sekolah yang tidak ada gurunya, TNI AD yang laksanakan tugas operasi pasti laksanakan tugas membantu memberi pelajaran kepada anak-anak siswa didik ini sudah sejak dulu,” kata Wuryanto saat dihubungi, Kamis, (9/4).

Wuryanto mengatakan bahwa pengabdian kepada negara dan rakyat sebagai alasan utama untuk memberi pengajaran kepada para siswa di daerah-daerah terpencil tersebut. “Tidak, kami tidak mengharapkan kompensasi ataupun imbalan apapun. Ini hanya murni panggilan tugas semata,” tegas Wuryanto.

Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Rizal Djalil mengatakan bahwa hingga kini tingkat pendidikan masyarakat Papua masih belum memuaskan. Hal tersebut disebabkan tenaga pengajar yang tidak komitmen dalam mengabdikan diri pada profesinya. “Dalam kontek pendidikan papuah paling bawah padahal dana berlimpah. Guru di sana datang saat terima gaji setelah itu dia pulang. Yang paling standby TNI dan Polri. Agar dia bisa bantu pendidikan, dijamin tidak pergi. Tapi harus ada sosialisasi dulu. Ada penjelasan dulu,” kata Rizal.   {007}.

Comments

comments