Evaluasi Dana Desa Butuh Waktu Lama

Lukman Edy

Lukman Edy.

WAKIL Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy mengatakan bahwa monitoring terhadap berhasil atau gagalnya pelaksanaan dana desa oleh Kementerian Desa membutuhkan waktu yang lama. Setidaknya dibutuhkan waktu satu tahun baru evaluasi tersebut bisa dilakukan. “Pertanggungjawabannya, kalau hari ini desa terima dana desa, kementerian baru terima laporan pertanggungjawabannya 1 tahun kemudian,” kata Lukman dalam sebuah diskusi di MPR RI, Senin, (4/5).

Kondisi seperti itu, lanjut Lukman, tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Oleh karena itu dibutuhkan terobosan yang mampu menjadikan kementerian tersebut mampu melakukan monitoring dari hari ke hari. “Kita maunya, bisa enggak day by day bisa dipantau. Caranya dengan pendekatan IT. Memang kesulitannya pada sisi tekonologi. Tapi mau tidak mau ini harus dimulai,” lanjut Lukman.

Dalam kesempatan itu Lukman juga mengatakan bahwa pihaknya meminta pemerintah merevisi besaran jumlah dana yang bisa diterima desa. Dengan undang-undang yang ada, terjadi ketimpangan dari desa satu ke lainya terkait jumlah yang bisa diterima. “Ada yang hanya menerima Rp 100 juta, tapi ada juga desa yang menerima Rp 500 juta. Makanya kita minta PP 60 direvisi. Hasilnya 90 persen semua disamakan dulu jumlahnya, sisanya baru menggunakan kriteria jumlah penduduk, luas wilayah, kedalaman kemiskinan maupun geografisnya,” ujar Lukman.    {007}.

Comments

comments