Pengedar Narkoba Harus Dimiskinkan

Anang Iskandar

Komjen Pol Anang Iskandar.

KEPALA Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Anang Iskandar mengatakan bahwa seluruh anggota jaringan narkotika harus dimiskinkan. Hal tersebut sesuai dengan isi dari undang-undang. “Harta bandar narkoba itu seharusnya dikenakan juga tindak pidana pencucian uang (TPPU), artinya dimiskinkan. Jadi tidak hanya undang-undang nomor 35 tentang narkotika,” kata Anang dalam sebuah pembicaraan di Jakarta, Sabtu (16/5).

Dengan dimiskinkan, lanjut Anang, maka dana yang dipergunakan untuk melakukan transaksi narkoba di negara ini akan habis. Tentunya tanpa dukungan dana yang besar para pengedar tidak akan bisa lagi menjadikan narkoba sebagai alat untuk mengeruk keuntungan. “Selama ini sudah ada tapi belum banyak. Ini bikin semakin runyam. Begitu ditangkep masuk penjara tapi hartanya tidak masuk TPPU,” ujar Anang.

Tidak hanya itu, Anang sendiri mengaku pihaknya telah kerap menggunakan menerapkan sanksi maksimal bagi para pengedar, termasuk hukuan mati. Hal itu telah bisa dibuktikan masyarakat melalui para nara pidana yang telah dieksekusi mati. “Sanksinya tidak hanya penjara seumur hidup. Tetapi juga hukuman mati,” lanjut Anang.   {007}.

Comments

comments