Waspadai Dampak Negatif Dana Desa

Margarto Kamis

Margarito Kamis.

PENGAMAT Hukum Tata Negara, Margarito Kamis mengatakan Indonesia harus bersiap menghadapi potensi ancaman terpecah-belahnya kerukunan masyarakat. Hal tersebut disebabkan belum matangnya persiapan penggunaan dana pada setiap desa. “Ini akan picu disharmoni antar masyarakat di pedesaaan,” kata Margarito dalam sebuah diskusi di MPR RI, Senin, (4/5).

Menurut Margarito, sebelum dikucurkannya dana desa saja tingkat keharmonisan masyarakat di desa-desa sudah mulai memudar. Bahkan aspek saling curiga-pun diantara masyarakat desa sudah semakin terasa. “Kalau dulu di desa saja masyarakatnya, masih mau dihimbau untuk kerja bergotong royong tanpa ada imbalan apapun. Tapi kalau sekarang, langsung dia tanya ada sesuatunya apa enggak? Apalagi dengan dikucurkannya dana desa yang jumlahnya sangat besar bagi orang desa itu sendiri,” lanjut Margarito.

Tidak hanya mengkhawatirkan keharmonisan masyarakat di desa, Margarito juga menghimbau semua pihak terkait terutama pemerintah mau serius mencarikan jalan keluar atas potensi munculnya kekacauan baru. Kalau tidak, tentu kehadiran dana desa menjadi persoalan baru di tengah-tengah masyarakat kita nantinya. “Mungkin akan memunculkan kekacauan sosial baru. Fenomena itu sudah muncul di kampung-kampung,” ujar Margarito.   {007}

Comments

comments