DPR Pertanyakan Urgensi Pembelian Pesawat Widebody

Sartono3

Sartono (tengah).

ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Sartono mempertanyakan  jumlah unit armada pesawat berbadan lebar (widebody) yang rencananya akan dibeli PT Garuda Indonesia. Meskipun alasan yang digunakan adalah peremajaan, namun jumlah tentu tidak harus sebanyak itu. “Kalau alasan pembelian itu adalah untuk peremajaan Armada Widebody yang sudah tidak layak terbang, pertanyaannya kemudiaan apakah sebanyak itu?” tanya Sartono dalam pesan elektronik yang diterima, Rabu, (19/8).

Untuk itu, lanjut Sartono, pihaknya akan meminta penjelasan resmi dari manajemen Garuda. Sebab, perdebatan yang terjadi saat ini dikhawatirkan bisa membuat masyarakat bingung tanpa ada kepastian. “Terkait masalah Pembelian Pesawat Air Bus oleh PT. Garuda, kita perlu lebih teliti dalam menilai kebijakan internal PT. Garuda Indonesia. Komisi VI DPR RI akan meminta penjelasan tersendiri kepada PT. Garuda Indonesia, agar tidak terjadi polemik yang berkepanjangan,” lanjut Sartono.

Dijelaskan Sartono bahwa pihaknya setuju saja jika Garuda ingin mengganti armada dengan yang lebih baru. Namun, pengeluaran uang untuk membeli armada baru itu tentu harus didasarkan pada keuntungan bagi BUMN itu sendiri, bukan justeru membuka peluang dugaan-dugaan penyimpangan. “Sebagai wakil rakyat kami sangat mendorong segala aktivitas corporasi dari BUMN dengan catatan itu mendatangkan keuntungan baik bagi BUMN bersangkutan maupun kepada Rakyat Indonesia,” jelas Sartono.

“Sebagai Anggota DPR RI menyarankan baiknya Para eksekutif kita ini membincang hal tersebut dalam rapat Kabinet terbatas terlebih dulu. Supaya Rakyat tidak dibuat bingung dengan kebijakan-kebijakan Pemerintah. Menjadi menarik polemik ini karena Menteri Koordinator Kemaritiman ikut menyeroti & berkomentar terkiat ketidaksetujuan beliau dengan langkah yang diambil oleh Mentri BUMN,” tegas Sartono.   {007}.

Comments

comments