Jangan Ada Penciptaan Nuansa Kegentingan Demi Sebuah Perppu Pilkada

Siti Zuhro1

Siti Zuhro.

PENGAMAT Politik LIPI, Siti Zuhro mendesak agar Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) tidak menjadikan klausul “kegentingan” sebagai alat untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) dalam menyikapi calon tunggal dalam pilkada serentak di 7 daerah. “Jangan ada penciptaan yang seolah-olah bernuansa kegentingan,” kata Zuhro di DPR RI, Kamis, (6/8).

Dalam menyikapi kondisi terkini, lanjut Zuhro, dia berharap semua pihak termasuk pemerintah bertindak tepat dan tidak terpengaruh oleh dorongan-dorongan tertentu. Sehingga, keputusan yang ditempuh oleh pemerintah tidak justeru menimbulkan persoalan-persoalan baru dikemudian hari. “Kita harus mengindari itu, kita harus berfikir jernih, bersikap arif, bijaksana,” lanjut Zuhro.

Kalaupun terhadap 7 daerah dilakukan penundaan sementara pelaksanaan pilkada-nya, sambug Zuhro, hal itu bukanlah sesuatu yang layak untuk dikhawatirkan dampaknya. Sebab, pemaksaan kehendak dalam bentuk kebijakan justeru akan berdampak sangat buruk bagi republik ini. “Penundaaan pilkada serentak bukan permaluan buat kita, karena ada pertimbangan-pertimbangan yang serius,” ujar Zuhro.   {007}.

Comments

comments