Rakyat Bisa Gunakan DPD RI Sebagai Pembanding

DPD RI

DPD RI

KRISIS kepercayaan masyarakat republik ini terhadap lembaga DPR RI sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk merebut hati rakyat. Dengan memanfaatkan momentum tersebut, tentunya DPD RI akan semakin mendapat tempat di hati pemilik suara ketika pemilu negara ini. “Kalau mau jujur, disaat masyarakat kita mengkritisi habis-habisan DPR RI, malah sebenarnya DPD RI bisa menjadi pembanding, bisa menjadi penyeimbang,” kata Anggota DPR RI, Martin Hutabarat di DPR RI, Rabu, (30/9).

Apalagi, lanjut Martin, monopoli kewenangan yang dimiliki DPR RI selama ini telah berakibat pada minimnya arus kritis dari rakyat yang bisa masuk kepada lembaga pembuat undang-undang tersebut. “Jadi DPR pun kalau memonopoli kewenangan sebagai wakil rakyat tidak mudah kalau ada kritik untuk DPR,” lanjut Martin.

Martin juga mengatakan bahwa kedepannya DPD RI bisa melakukan peran yang jauh lebih besar dan luas terkait kepentingan rakyat. Meskipun, Martin menganjurkan adanya komunikasi yang efektif diantara DPR-DPD RI. “Hanya tinggal mengatur posisi DPR dan DPD agar tidak tabrakan,” ujar Martin.

Sementara itu Wakil Ketua DPD RI, Farouq Muhammad mengatakan bahwa institusinya mempunyai kemampuan untuk berbuat lebih besar dan bermanfaat bagi republik ini. Apalagi, putusan Mahkaham Konstitusi (MK) terakhir telah memberikan ruang bagi DPD RI untuk ikut serta dalam mengusulkan pembuatan undang-undang. “DPD bisa memberikan kontribusi besar bagi negara,” kata Farouq.

Salah satu peran yang sangat besar dirasakan oleh daerah dari derap langkah DPD RI, menurut Farouq adalah terkait otonomi bagi provinsi Yogyakarta. “Upaya besar yang telah dilakukan dan kita nilai berperan besar adalah saat undang-undang keistimewaan bagi Yogyakarta,” ujar Farouq.   {007}.

Comments

comments