DPR RI Dinilai Tidak Peduli Penderitaan Rakyat

DPR RI1

DPR RI.

DIREKTUR Centre for Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi menegaskan bahwa DPR RI sedang mempertontonkan ketidakpedulian mereka terhadap penderitaan rakyat. Hal tersebut bisa dilihat dari dengan disetujuinya anggaran pembangunan gedung DPR RI sekitar Rp 740 miliar oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR RI pada APBN 2016. “DPR ini betul-betul tidak peka atas penderitaan rakyat yang saat ini lagi kesusahan banget,” kata Uchok dalam pesan elektronik yang diterima, Selasa, (3/11).

Menurut Uchok lagi, saat ini rakyat sedang mengalami masa sulit untuk mendapatkan kebutuhan pokok agar tetap bisa hidup. Sedangkan DPR RI justeru mengesahkan anggaran untuk membangun sebuah gedung mewah, yang jelas-jelas tidak ada kaitannya dengan pembelian kebutuhan pangan rakyat. “Dimana susah cari duit untuk cari makan untuk satu hari saja. Dimana rakyat itu kesulitan ekonomi, semua harga naik, tol seenaknya saja naik, subsidi listrik diiringi tepok tangan dewan sudah dihapus. Harga kebutuhan pada naik, ini malahan DPR hanya mikirin dan memperjuangkan ruang seharga Rp 1,3 miliar (per anggota),” lanjut Uchok.

Dengan disetujuinya anggaran pembangunan gedung tersebut, Uchok mengatakan bahwa DPR RI memang mendapatkan fasilitas kerja yang nyaman dan mewah. “Wow….enak iya, nyaman iya, dan bisa ruang kerja DPR menjadi ruang kerja paling mewah se Indonesia. Coba, kalau anggaran sebesar Rp.740 milyar dibagi 560 orang anggota dewan, maka setiap angota dewan punya ruangan seharga Rp.1.3 milyar Milyar.   {007}.

Comments

comments