Baru 3 Bulan Menjabat, Ketua DPR RI Kena “Strum”

Ade Komarudin

Ade Komarudin.

BARU 3 bulan menjabat Ketua DPR RI, Ade Komarudin (Akom) langsung kena “strum” beberapa anggotanya. Hal tersebut terjadi lantaran Akom melontarkan kalimat yang dinilai merendahkan martabat para wakil rakyat itu. “Kalau memang betul ada pernyataan seperti itu maka pernyataan itu harus dicabut dan meminta maaf, tidak bisa dong anggota DPR punya pemikiran sesat,” kata Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon di kantornya, Rabu, (6/4).

Sebagai Anggota DPR RI, apalagi masuk jajaran pimpinan, Fadli Zon mengaku tidak mempunyai pemikiran yang tidak tepat atau sesat. “Saya kira saudara Akom salah bicara atau misleding terhadap pernyataannya, karena tidak bisa dikatakan seperti itu saya merasa tidak punya pikiran sesat,” lanjut Fadli Zon.

Anggota DPR RI lain yang juga “menyetrum” Akom adalah Edhy Prabowo. Ketua Komisi IV DPR RI itu mendesak agar Akom memberikan penjelasan kepada publik terhadap pernyataanya tersebut. “Tentang anggota DPR sesat perlu diklarifikasi,” kata Edhy Prabowo di DPR RI, Rabu, (6/4).

Edhy Prabowo juga mengkhawatirkan pernyataan Akom dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kekompakan maupun kinerja dewan kedepannya. Sementara, tugas-tugas sangat banyak menanti. “Jangan sampai luntur karena komentar Pimpinan,” ucap Edhy Prabowo.

Akibat kena “strum” dari anggota, dalam sidang paripurna, Rabu, (6/4) akhirnya Akom menyapikan permohonan maaf kepada semua pihak. “Mohon maaf kepada Mas Edhy, saya mohon maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan, disengaja atau tidak disengaja,” kata Akom.

Sebelumnya, beredar sebuah video di Youtube yang menampilkan sosok Ketua DPR RI, Ade Komarudin yang sempat menghina anggota DPR. Dalam video berdurasi 15 detik tersebut, Ade Komarudin atau Akom mengatakan bahwa anggota DPR mempunyai pikiran yang sesat. “Anggota DPR yang pikirannya sesat, menjadi lurus,” seraya disambut tawa orang-orang yang sedang menyaksikan dirinya berbicara.   {007}.

Comments

comments