Copot Menteri Jika Tidak Mampu Turunkan Harga Daging Sapi

Daging Sapi

Harga Daging Sapi Belum Turun.

WAKIL Ketua DPR RI, Agus Hermanto mendesak agar Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mencopot menteri jika tidak mampu menurunkan harga daging sapi sesuai yang pernah disamapaikannya. “Presiden kan orang nomor satu jadi harus betul-betul itu diikuti kalau tidak bisa, ya menterinya harus betul-betul ditinjau ulang. presiden maunya seperti itu, tidak bisa melaksanakan,” kata Agus di DPR RI, Rabu, (1/6).

“Kalau menterinya tidak mengikuti itu berarti menteri kurang memperhatikan anjuran dari pada Presiden,” sambung Agus.

Apalagi, lanjut Agus, dirinya pernah mendengar secara langsung bahwa Jokowi menginginkan agar harga daging sapi dibawah Rp 80 ribu setiap kilogram-nya. “Karena memang masalah daging sapi ini Pak Jokowi juga pernah berbicara dengan saya adalah dari asal-usulnya harganya ada disana dan masalah profit dan sebagainya Itu, kelihatannya yang bisa di bawah Rp80.000 per kg,” lanjut Agus.

Sementara, hingga kini harga daging sapi itu sendiri masih berada pada kisaran Rp 120 ribu untuk setiap kilogram-nya.

Ruang Iklan

Jaminan atas kemampuan membeli daging sapi, sambung Agus, menjadi sesuatu yang sangat penting bagi rakyat. Apalagi, menjelang hari besar keagamaan komoditas tersebut kerap mengalami lonjakan permintaan. “Namun di sini kan tentu banyak juga hal-hal yang ada di lapisan menengah ini terutama, barangkali di importirnya barangkali , di pedagangnya. sehingga menjadikan daging sapi itu menjadi mahal, padahal kita semuanya harus memberikan jaminan kepada rakyat Indonesia bahwa daging sapi ini betul-betul bisa dapat dikonsumsi oleh masyarakat kita,” sambung Agus.

Menurut Agus, kemampuan membeli daging sapi seharusnya dimiliki oleh seluruh rakyat republik ini tanpa memandang strata ekonomi mereka. “Kita tidak hanya masyarakat menengah ke atas tapi seluruh masyarakat bisa mengkonsumsi daging sapi dengan kemampuannya tersendiri,” ujarnya.   {007}

Ruang Iklan

Comments

comments