Pembahasan RUU Tax Amnesty Berlarut-Larut

Mukhamad Misbakhun

Mukhamad Misbakhun.

ANGGOTA DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengatakan bahwa pembahasan RUU Tax Amnesty berlarut-larut. Tentunya hal tersebut tidak sesuai dengan harapan semula saat rencana kebijakan itu diluncurkan kepada publik. “Pembahasannya berlarut-larut,” kata Misbakhun di DPR RI, Selasa, (7/6) malam.

Berlarutnya pembahasan ruu tersebut, lanjut Misbakhun, tentu berpotensi menimbulkan dampak tidak baik bagi penyelesain salah satu produk hukum tersebut nantinya. Demikian pula terhadap dunia usaha. “Itu akan mempengaruhi tingkat kepercayaan dunia usaha terhadap substansi Tax Amnesty itu sendiri,” lanjut Misbakhun.

Ditegaskan Misbakhun bahwa, dalam menjalankan bisnisnya, dunia usaha sudah barang tentu membutuhkan suatu kepastian, termasuk dalam hal rencana penggunaan Tax Amnesti itu sendiri. “Karena dunia usaha membutuhkan kepastian. Soal jadwal waktunya, soal tarifnya, soal objek pajak apa yang akan dijadikan acuan dari Tax Amnesty tersebut,” jelas Misbakhun.

Ruang Iklan

Jika dalam waktu dekat, putusan terhadap payung hukum tersebut belum juga dikeluarkan, Misbakhun memperkirakan akan memunculkan kondisi yang kurang baik. “Kalau sampai belum diputuskan dalam waktu dekat, sementara pembahasan yang sudah cukup lama di media, ini bisa membuat situasi menjadi kurang kondusif dalam pelaksanaan Tax Amnesty itu sendiri,” tegas Misbakhun.

Sebelumnya, Direktur Centre for Budget Analysis, Uchok mengatakan sangat yakin bahwa Tax Amnesty yang akan diterapkan pemerintah tidak berdampak baik bagi keuangan republik ini dalam jangka waktu panjang. “Kan banyak pihak yang meyakini bahwa Tax Amnesti itu tidak baik untuk jangka panjang. Tentunya fraksi yang memahami itu belum akan memberikan persetujuannya,” ucap Uchok.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments