Kemacetan Mudik Di Brebes Tanggungjawab Kolektif

M Nizar Zahro1

M Nizar Zahro.

ANGGOTA Komisi V DPR RI, M Nizar Zahro menegaskan bahwa kemacetan parah yang terjadi pada jalur Mudik 2016 di pintu keluar tol Brebes (Brexit) merupakan tanggungjawab pemerintah secara kolektif. Hal itu disebabkan ada lebih dari satu instansi yang diberitanggungjawab untuk mengurusnya. “Itu tanggungjawab kolektif. Ada kementerian perhubungan, kementerian pu pera, dan Polri,” kata Nizar saat dihubungi, Senin, (11/7).

Untuk itu, Nizar menilai wajar jika Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan permintaan maaf secara resmi bila dirasa perlu. “Kalau Presiden bijaksana mau meminta maaf ya lebih bagus. Yang penting ada wakil resmi dari pemerintah yang diamanatkan sesuai penugasannya,” lanjut Nizar.

“Jangan dimakumi begitu saja. Mohon maaf harus secara resmi disampakan, apalagi pemberian santunan bagi keluarga korban bila ada,” sambung Nizar.

Ruang Iklan

Nizar sendiri mengakui bahwa koordinasi antara 3 lembaga pemerintahan yang mengurusi arus mudik lalu itu tidak baik. Bahkan, dari informasi yang dikumpulkannya diketahui bahwa petugas mudik di lapangan sangat minim jumlahnya. “Saya menyangkan petugas dalam jalan tol dan exit sangat minim sekali, pemudik sangat jarang menemui petugas. Hanya di jalur Brexit,” jelas Nizar.

“Buktinya arus balik sampai saat ini lancar, berarti pengalaman mudik, koordinasinya lemah. Semestinya semua rekayasa lalu lintas, transportas, jalan tol SPBU Rest Area minim, padahal dalam aturannya tentang jalan tol, Rest Area, SPBU di dalam jalan tol memang harus ada, jadi orang bisa manfaatkan fasilitas itu,” tegas Nizar.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments