AM Fatwa Sebut Anggota DPD RI Ingin Suasana Kesederhanaan

Irman Gusman

Irman Gusman.

KETUA Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AM Fatwa mengatakan bahwa mayoritas anggota menginginkan suasana yang berbeda pada tingkat pimpinan. Aspek kesederhanaan diharapkan bisa segera hadir untuk menggantikan ketidaksederhanaan yang diduga terjadi sebelum ini. “Teman-teman menginginkan adanya suatu suasana kesederhanaan,” kata Fatwa di DPR RI, Senin, (19/9).

“Semangatnya sekarang ingin ada perubahan suasana dan iklim,” katanya pula.

Sayangnya, Fatwa menolak saat dikonfirmasi apakah iklim dan suasana kesederhanaan tersebut berkaitan dengan aktifitas kunjungan keluar negeri yang diduga kerap dilakukan Irman Gusman sebelumnya. “Saya tidak mau digiring-giring kesana,” ujar Fatwa.

Untuk itu, secara pribadi Fatwa berharap Irman Gusman, ketua DPD RI yang menjadi tersangka penerima suap, segera mengundurkan diri. Dengan langkah pengunduran diri, menurut Fatwa, maka akan menjadikan Irman Gusman menjadi lebih terhormat dibanding diberhentikan oleh instrumen lembaganya sendiri. “Saya harap mundurkan diri supaya terhormat,” lanjut Fatwa.

Ruang Iklan

Jika tidak mengundurkan diri, sambung Fatwa, pihaknya dapat menempuh dua alternatif agar posisi ketua DPD RI tidak kosong. “Sebaiknya Plt, karena ini situasinya tidak norman. Kalau tidak sesuai tatib ini kan masa jabatannya 2,5 tahun, itu artinya bulan Maret,” sambung Fatwa.

Penggantian terhadap Irman sendiri, jelas Fatwa, akan diberi kesempatan kepada anggota DPD RI dari daerah pemilihan Sumatera. “Artinya nanti anggota yang asal Pulau Sumatera dipersilahkan menentukan calonnya. Setelah ditetapkan sebagai pimpinan sebagai pengganti, nanti dia bersama dua pimpinan lainnya akan memilih siapa yang menjadi ketua. Jadi tidak otomatis menjadi ketua dpd untuk menggantikan,” jelas Fatwa.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments