DPR RI Akui Pembaca Media Mainstream telah Bergeser

abdul-kharis-almasyhari

Abdul Kharis Almasyhari

KETUA Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari mengatakan telah terjadi perubahan kebiasaan pada pembaca berita. Bila sebelum ini banyak orang mencari berita pada media-media besar atau mainstream, kini hal tersebut sudah berubah. “Fenomenanya saat ini ya seperti itu, dari yang mainstream ke non mainstream,” kata Abdul Kharis di DPR RI, Selasa, (10/1).

Pergeseran media yang dibaca oleh masyarakat tersebut, menurut Abdul Kharis, salah satunya disebabkan adanya kepuasan pada media-media non mainstream. “Dia (pembaca) menikmati media-media yang menyajikan informasi ataupun berita yang disukainnya, memuaskan preferensinya,” lanjut Abdul Kharis.

Ruang Iklan

Abdul Kharis mencontohkan ketika pemilihan presiden tahun 2014 lalu. Menurut Abdul Kharis, masing-masing pendukung calon presiden saat itu lebih menyukai media massa yang memberitakan hal-hal positif dari jagonya. “Sebagai contoh ketika pilpres lalu, para pendukung Prabowo lebih suka membaca media yang mendukung calonnya. Begitu juga terhadap pendukung Jokowi,” jelas Abdul Kharis.

Hanya saja, Abdul Kharis menyayangkan terjadinya pemberitaan yang tidak satu arah beberapa waktu lalu di dua media mainstream. Padahal berita tersebut terjadi pada waktu yang sama. Sumber informasi yang diberitakan saat itu pun sama. “Yang pasti itu mengecewakan. Selain itu, itu jelas ada kepentingan yang bicara disitu. Yang pasti jangan sampai masyarakat dibuat bingung dengan berita yang disajikan,” ujar Abdul Kharis.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments