Emangnya Anak Bangsa Tidak Mampu Urus BUMN???

sartono7

Sartono Hutomo.

ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Sartono Hutomo mempertanyakan rencana pemerintah untuk menempatkan Warga Negara Asing (WNA) pada posisi strategis di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Kayak anak bangsa tidak ada yang mampu menjalankan secara profesional,” kata Sartono dalam pesan elektronik yang diterima, Rabu, (4/1).

Padahal, sejak berdiri hingga sekarang republik ini telah melahirkan begitu banyak anak negri yang berkapasitas tingkat dunia. Bahkan salah seorang putra terbaik bangsa ini telah mendapat tempat sangat terhormat di Jerman, yakni BJ Habibie. “Buanyak,” tegas Sartono.

Hal paling penting dalam pengelolaan sebuah BUMN, sambung Sartono, jangan ada satu pihakpun yang ikut campur apalagi mengganggu seluruh jajarannya untuk mencapai tujuan. “Note yang penting jangan di rusuhi didalam menjalankan perusahaan plat merah itu,” sambung Satono.

Ruang Iklan

Sartono juga menjelaskan bahwa BUMN bukanlah alat untuk memenuhi kepentingan suatu kelompok semata. BUMN merupakan salah satu cara republik ini untuk berbisnis agar keuntungan yang diperoleh dapat dinikmati seluruh anak negeri. “dalam arti jangan terkooptasi kepentingan penguasa,” jelas Sartono.

Sebelumnya, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mewacanakan pekerja asing menduduki jabatan strategis di BUMN. Menurut Jokowi, BUMN harus memiliki semangat kompetisi yang kuat dan sehat agar BUMN dapat terus maju dan berkembang secara optimal.

“Saya bahkan ingin ada tiga atau empat bule profesional yang memimpin perusahaan BUMN agar orang-orang kita belajar serta termotivasi dan berkompetisi dengan adanya orang-orang asing itu,” katanya pada jamuan santap siang dengan para pemimpin redaksi media massa nasioanl di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (3/1).   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments