Kunjungan Raja Arab Diyakini Beri Kesejukan Politik di Indonesia

Fahri Hamzah2

Fahri Hamzah.

WAKIL Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan bahwa kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz ke republik ini akan membawa kesejukan suasana perpolitikan. Hanya saja hal tersebut bergantung pada kemampuan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam mengelolanya.

“Pak Jokowi bisa enggak mengelola kunjungan ini untuk politik yang lebih adem,” kata Fahri di DPR RI, Jumat, (24/2).

“Arab Saudi hubungannya dengan Indonesia jauh dari hubungan yang kering hanya sebatas soal investasi tapi ada hubungan spititualnya. Setiap hari Umat Islam di Indonesia melaksanakan Shalat menghadapnya ke Mekkah, belum lagi yang melaksaakan haji, umrah. Posisi Arab Saudi sangat penting,” ujar Fahri.

Tidak hanya itu, Fahri juga mengatakan bahwa kedatangan Raja Salman tersebut akan memberikan nuansa baru yang diharapkan mampu merubah citra Indonesia selama ini. Dimana selama ini Indonesia terkesan lebih dekat ke barat maupun timur.

Ruang Iklan

“Sedikit banyak itu bisa terjadi, ketika Indonesia terlalu ke barat dan ke timur. Kedatangan Raja ini tentu menjadi angin segar bahwa Indonesia tidak terjebak ke Amerika dan Cina saja, tetapi konsern juga ke Arab Saudi,” lanjut Fahri.

Hal lain yang diharapkan mampu dikelola oleh Jokowi terkait kehadiran Raja Arab tersebut, sambung Fahri, adalah bagaimana republik ini mampu menyenangkan hati para investor. Sebab, semakin banyak investor kongkrit menanampkan uangnya di Indonesia, maka beban viskal yang selama ini dirasakan pemerintah Jokowi akan jauh berkurang.

“Dimana Raja Arab ini akan membawa investasi sekitar 300 Triliun. Tentu kita harus mampu memberi kenyamanan kepada investor,” sambung Fahri.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments