DPR RI: Pidanakan Nakhoda Caledonian Sky

E Herman Khaeron

Dr E Herman Khaeron.

PIMPINAN Komisi IV DPR RI, Dr E Herman Khaeron mendesak agar pemeritahan Jokowi-JK segera memproses hukum terhadap Nakhoda Kapal Caledonin Sky. Hal tersebut didasarkan pada insiden penabrakan terumbu karang di Raja Ampat, Papua beberapa waktu lalu.

“Menindak secara pidana kepada nakhoda Kapten Keith Michael Tailor karena sudah lalai dalam menjalankan tugas khususnya tidak mempertimbamgan arus, gelombang dan kondisi alam, sebagaimana amanat UU 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, the dan UU No 1 tahun 2014 tentang Pengolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil,” kata Herman dalam siaran pers yang diterima, Rabu, (15/3).

Bahkan, Herman juga mendesak agar pemerintah melakukan proses hukum perdata terhadap yang bersangkutan. “Menindak secara perdata dengan meminta ganti rugi kepada pihak asuransi kapal, mengingat implikasi yang merusak tidak dapat pulih kembali dalam jangka waktu dekat,” lanjut Herman.

Ruang Iklan

Hal lain yang menurut Herman tidak kalah penting harus segera dilakukan pemerintah terkait asset-asset republik ini kedepannya. “Melakukan pengawasan dan monitoring terhadap kawasan konservasi yang menjadi aset kekayaan dan keanekaragaman hayati bangsa Indonesia,” sambung Herman.

Menurut Herman, apa yang terjadi di Papua tersebut sangat merugikan bangsa ini. “Dampak kapal pesiar Inggris Caledonian Sky yang berbendera Bahama dengan panjang 90 meter telah menabrak atau kandas di terumbu karang kawasan konservasi Raja Ampat usai melakukan aktivitas pemantauan burung di Pulau Waigeo pada Sabtu, 4 Maret 2017 sangatlah merugikan bagi bangsa Indonesia,” jelas Herman.

“Mengingat Kawasan Raja Ampat  mempunyai keunikan (ciri khas) tersendiri yang tidak ditemui dibelahan bumi lainnya, dimana memiliki keanekaragam sumber daya yang sangat melimpah baik flora dan faunanya untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat Indonesia. Untuk itu, anugerah terbesar yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa ini selalu dijaga dan lestarikan bangsa Indonesia demi kesejahteraan generasi saat ini dan yang akan datang,” tegas Herman.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments