Kedisiplinan Pegawai Setjen DPR RI Sangat Penting

Setya Novanto

Setya Novanto (kedua kiri), Achmad Djuned (kanan).

KETUA DPR RI, Setya Novanto menegaskan bahwa kedisiplinan setiap pegawai Sekertariat Jenderal (Setjen) sangatlah penting untuk dijaga. Sebab, hal tersebut akan sangat mempengaruhi kinerja Anggota Dewan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Ternyata memang masalah disiplin ini sangat penting, karena untuk membantu anggota DPR,” kata Setya Novanto usai melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap pegawai Setjen DPR RI di kantornya, Senin, (27/3).

Dalam sidak itu sendiri, Setya Novanto menyangkan ada beberapa pegawai Setjen yang tidak masuk kerja sesuai waktu yang telah ditentukan. “Saya sidak langsung, ada 4 yang undisiplin. Ini langsung kita tindak,” lanjut Setya Novanto.

Terhadap pegawai Setjen DPR RI yang tidak melaksanakan tugas sesuai aturan pada hari ini, Setya Novanto mengaku telah ada aturan terkait sanksi. “Untuk lewat 10 menit kita potong tunjangannya. Begitu juga yang pulangnya lebih awal kita tindak lagi,” Setya Novanto.

Ruang Iklan

Apalagi, menurut Setya Novanto, pihaknya telah melengkapi kebutuhan para pegawai semaksimal mungkin agar dapat bekerja sesuai ketentuan yang berlaku. “Sarananya sudah kita berikan,” ujar Setya Novanto.

Sekjen DPR RI, Achmad Djuned dalam kesempatan yang sama mengaku akan memotong beberapa persen dari tunjangan pegawai pelaku tindakan tidak disiplin. “Tindakannya berupa pemotongan tunjangan sebesar 3 persen kalau tidak hadir. Kalau terlambat 1,5 persen,” kata Djuned.

Sayangnya Djuned saat itu belum dapat merinci jumlah pegawai Setjen DPR RI yang tidak disiplin terkait hari terjepit nasional (Harpitnas) 27 Maret 2017. “Yang sudah terdeteksi terlambat ada 4 orang pegawai, tapi yang tidak hadir belum bisa kita cek sekarang. Nanti setelah jam kerja berakhir baru ketahuan,” katanya.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments