Ketua DPR RI Pastikan Dukung Peningkatan Kinerja BNN

Setya Novanto (kemeja putih), Budi Waseso (keempat kiri).

Setya Novanto (kemeja putih), Budi Waseso (keempat kiri).

KETUA DPR RI, Setya Novanto mengatakan pihaknya akan sangat mendukung langkah-langkah Badan Narkotika Nasinal (BNN) dalam membebaskan Indonesia dari serbuan narkoba. “Saya lihat alangkah dosanya kalau kita tidak lakukan dukungan kepada BNN,” kata Setya Novanto saat menerima kunjungan Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso di DPR RI, Jumat, (31/3).

Setya Novanto juga mengatakan bahwa seluruh jajarannya serius dalam hal pemberantasan narkoba oleh BNN. “Ketua DPR dan jajaran akan betul-betul konsern kepada BNN untuk memberantas narkoba,” lanjut Novanto.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso pihaknya terus berusaha menangkap narkoba yang masuk wilayah hukum republik ini. “Setiap bulannya tidak kurang dari 100 kg yang kita amankan. Nilainya sekitar Rp 100 miliar,” kata Budi.

Ruang Iklan

Sayangnya, lanjut Budi, pemasok narkoba ke republik ini tidak semata-mata bertujuan bisnis semata. “Tapi kepentingan negara tertentu untuk menghancurkan negara Indonesia,” lanjut Budi.

Dalam kesempatan itu Budi mengaku telah menginventarisir negara-negara pemasok narkoba untuk Indonesia. “Ada 11 negara yang supply narkotika dengan berbagai jenis,” ujar Budi.

Pasokan narkotika berbagai jenis ke Indonesia, jelas Budi, merupakan ancaman serius bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kedepannya. “Kedepannya ini ancaman buan negara kita. Sementara kita lemah dalam mengantisipasinya lantaran sangat banyak pulau-pulau dan jalan-jalan tikus, sehingga kita kemasukan terus,” jelas Budi.

Menurut Budi, ada dua negara yang menjadi persinggahan sebelum narkoba-narkoba tersebut masuk ke Indonesia. “Malaysia dan Singapura transit peredaran. Permasalahannya itu masuk ke Indonesia. Tidak ada satupun wilayah negara kita yang bebas,” kata Budi.   {007}.

Ruang Iklan

Comments

comments