DPR RI Mengaku Tidak Tahu Detil Proses Pembelian Alutsista

Supiadin Aries Saputra (kanan, pegang mic).

ANGGOTA Komisi I DPR RI, Supiadin Aries Saputra mengaku bahwa pihaknya tidak tahu-menahu secara detil atau rinci terkait proses pembelian Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) republik ini. Menurutnya pihak yang tahu persis terkait hal tersebut adalah kementerian pertahanan dan masing-masing matra di TNI.

“Kita hanya tahu usulan anggaran dari TNI. Mereka yang melakukan kontrak dari pihak Dephan dan kepala staf angkatan dengan para kontraktor,” kata Supiadin di DPR RI, Selasa, (22/8).

Bahkan, lanjut Supiadin, pihaknya tidak tahu dari produsen maupun negara mana Alutsista tersebut akan dibeli oleh pemilik anggaran tersebut. “Mau dibeli di negara mana kita tidak tahu,” lanjut Supiadin.

Pihaknya, sambung Supiadin, baru tahu persis detil dari Alutsista yang dibeli saat komoditas tersebut telah tiba di tanah air. “Untuk mengetahui itu Komisi I membentuk Panja Alutsista. Temuan-temuan di lapangan yang kita bahas dengan Kemenhan. Jadi TNI dan Kemenhanlah yang mengatur itu,” sambung Supiadin.

“Nanti lihat ini beli dimana, kita akan lihat dipabrik. Apakah dengan dana itu b mampu membeli senjata dengan yang lengkap? Jangan sampai membeli panser tidak punya alat tembaknya. Misal beli heli, jangan sampai baling-balingnya tidak ada dumper, peredamnya. Kita lakukan pengecekan apakah sesuai dengan spekteknya. Kalau tidak layak, tidak kita penuhi, kan harus sesuai kemampuan apbn,” jelas Supiadin.   {007}.

Comments

comments