Pendekatan Freeport Terhadap Rakyat Papua Harus Diubah

Charles Simaremare (tengah), Kurtubi (kanan).

ANGGOTA DPD RI, Charles Simaremare mengatakan bahwa pendekatan PT Freeport Indonesia terhadap masyarakat Papua harus diubah. Dengan perubahan tersebut, diyakininya perusahaan Amerika itu akan dapat menjalankan usahanya dengan mulus kedepannya.

“Pendekatannya harus dirubah. Rakyat Papua akan menjaga perusahaan ini bila sudah dilibatkan untuk memiliki sahamnya,” kata Charles di DPD RI, Kamis, (31/8).

Yang terjadi selama ini, lanjut  Charles, rakyat Papua tidak mendapatkan kewajaran lantaran perbedaan yang dilakukan oleh perusahaan itu sendiri. “SDM kita disana hanya karyawan yang mengerjakan kerjaan kasar saja,” lanjut  Charles.

Terkait rencana pengalihan saham Freeport kepada pemerintah Indonesia sebesar 51 persen, Charles berharap ada jumlah yang lebih besar bagi pemerintah daerah, khususnya Papua sendiri. “Kalau perlu sampai 20 persen sahamnya diberikan kepada masyarkat Papua,” ujar Chales.

“Kita bangsa ini banyak yang memiliki kemampuan untuk mendapatkan saham yang 51 persen itu. Swasta kita punya kemampuan itu. Tapi sudah waktunyalah,” sambung Charles.

Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi mengatakan, pembelian saham Freeport jangan dilakukan oleh pemerintah. “51 persen saham itu harusnya ke BUMN pertambangan kita. Kalau belum sanggup juga BUMD menyatu dengan BUMN,” kata Kurtubi.   {007}.

Comments

comments