DPR RI: Devinisi Teroris Belum Baku

Nasir Djamil.

ANGGOTA Komisi III DPR RI, Nasir Djamil mengatakan bahwa hingga kini devinisi teroris belum tetap. “Devinisi teroris itu banyak, ada ratusan bahkan,” kata Nasir di DPR RI, Selasa, (3/10).

Bahkan, lanjut Nasir, hingga kini masih ada beberapa negara asing yang tidak mempunyai devinis baku terhadap kata teroris itu sendiri. “Di beberapa negara itu tidak ada devinisi terorisme,” lanjut Nasir.

Padahal, sambung Nasir, devinisi teroris itu sangatlah penting untuk ditetapkan terlebih dahulu. Sebab, dalam upaya penegakkan hukum, devinisi itu harus jelas terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan dalam penerapan undang-undang oleh penyidik nantinya.

“Soal devinsi ini benar-benar harus clear. Jangan sampai pidana umum masuk teroris,” sambung Nasir.

Selain itu, Nasir juga khawatir terjadinya penyalahgunaan kewenangan jika devinisi teroris belum dibakukan. “Jika tidak diatur ini bisa abuse. Ini penting, jangan sampai kemudian jadi alat politik,” ujar Nasir.

Penegakan hukum yang dilakukan selama ini hanya berdasarkan pada dampak yang terjadi akibat perbuatan terduga terorisme. “Selama ini kan dampaknya saja. Apa yang dilakukan teroris itulah yang dipidanakan,” katanya.   {007}.

Comments

comments