Komisi III: Integritas SDM Densus Tipikor Harus Pasti

Trimedya Panjaitan (kemeja merah), Abdul Fickar Hadjar (kemeja batik).

WAKIL Ketua Komisi III DPR RI, Trimedya Panjaitan mengatakan bahwa integritas Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan ditugaskan pada Densus Tipikor haruslah benar-benar pasti bersih. “Bagaimana dengan integritas yang akan duduk di sana? Polisi dan jaksa akan berbeda integritasnya saat tugas di KPK,” kata Trimedya di DPR RI, Selasa, (17/10).

Untuk itu, Trimedya mengaku menunggu kepastian dari Kapolri untuk memberikan penjelasan di komisi III DPR RI. “Itu kedepan harus diyakinkan Kapolri kepada komisi III supaya tidak ada keragu-raguan,” lanjut Trimedya.

Dengan demikian, Trimedya berharap jika saatnya Densus Tipikor tebentuk bukan menjadi momok bagi isntitusi Polri dikemudian hari. “Kalau jalan ini bukan jalan mundur, tapi langkah maju bagi Polri dalam tangani perkara korupsi, ini yang harus diyakinkan Kapolri kepada kami,” tegas Trimedya.

“Walaupun kita inginkan dia jelaskan dalam sebuah paper. Kita minta secara spesifik Densus itu, termasuk yang ditail itu. Anggaran kan harus disetujui dulu, didog dulu. Yang disetujui 800 miliyar. Polri tidak bisa jalan sendiri tanpa bantuan kejaksaan. Tahun pertama harusnya sampai tingkat polda,” sambung Trimedya.

Pengamat Hukum Pidana, Abdul Fickar Hadjar mengatakan hal senada, terkait integritas aparat penegak hukum. “Yang harus dibenahi adalah integritasnya. Kalau mau nyapu harus dengan sapu yang bersih. Sangat penting integritas itu,” kata Fickar.

Selain itu, Fickar juga berharap adanya kepastian SDM Densus Tipikor benar-benar netral dan tidak bisa ditarik-tarik oleh pihak mana pun. “Yang lain, independensi. Yang harus dijaga juga dari Densus ini independensinya. Jangan sampai terjadi begitu ada tangkap tangan, udalah jagan ditangkap, dikasih tahu saja. Itu jangan. Bukan pencegahan itu namanya. Independensi itu harus ada. Supaya dia bisa tangani kasus yang lintas kekuasaan,” sambung Fickar.   {007}.

Comments

comments