MPR RI: Identitas Kita Terletak Pada Bahasa

Mustafa Kamal.

PIMPINAN Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) MPR RI, Mustafa Kamal mengatakan bahwa identitas suatu bahsa terletak pada bahasa persatuan yang digunakan. “Identitas kita terletak pada bahasa,” kata Mustafa Kamal di DPR RI, Senin, (30/10).

Sayangnya, lanjut Mustafa Kamal, generasi muda bangsa kita saat ini agak melupakan hal esensi terserbut. “Meski generasi sekarang agak sedikit terlupa,” lanjut Mustafa.

Mustafa Kamal juga mengakui bahwa kondisi seperti itu harus mendapat perhatian sangat serius dari seluruh elemen bangsa ini. “Ini menjadi warning sebenarnya,” ujar Mustafa.

Mustafa Kamal berharap adanya perbaikan prilaku yang dilakukan oleh generasi muda bangsa agar tidak meninggalkan identitas bangsanya sendiri.

“Ini tantangan kedepan sehingga generasi muda jaman sekarang punya tantangan-tantangan baru dalam definisikan teritorial negerinya,” harap Mustafa.

“Dia juga punya tantangan identifikasi dirinya sebagai bangsa Indonesia bahkan bahasa. Konsensus nasional ini pencapaian tertinggi bangsa ini yang hanya bisa ditanding oleh peristiwa proklamasi kemerdekaan tahun 1945. Dan itu dilakukan oleh anak muda,” jelas Mustafa Kamal.

Pengamat Budaya, Radhar Panca Dahana mengatakan bahwa Bahasa Indonesia yang disepakati saat Sumpah Pemuda itu berasal dari Bahasa Melayu Tinggi. “Yang eksisting adalah bahasa melayu tinggi,” kata Radhar.

Bahasa Melayu Tinggi itu sendiri, lanjut Radhar, sudah melewati proses tertentu. “Jadi itu suatu bahasa yang sudah disterilisasi. Itu diperjuangkan oleh sastrawan-sastrawan besar saat itu. Memperjuangkan dengan menekan bahasa-bahasa daerah. Jadi sekarang kita menggunakan bahasa melayu tinggi,” jelas Radhar.   {007}.

Comments

comments