Idealisme Politik Dinilai Hampir Sirna

Bambang Sadono (kemeja batik).

KETUA Badan Pengkajian MPR RI, Bambang Sadono mengatakan bahwa idealisme bidang politik di repbulik ini sudah hampir hilang. “Idealisme bidang politik hampir tidak ada,” kata Bambang Sadono di DPR RI, Senin, (13/11).

Dalam kesempatan itu  Bambang juga mengatakan bahwa kerja-kerja politik yang diharapkan bisa memberi manfaat besar bagi rakyat secara keseluruhan diyakini tidak terjadi, khususnya belakangan ini. Yang terjadi justeru prilaku politikus yang bekerja hanya untuk kepentingan pribadi ataupun kelompoknya masing-masing. “Semua berjuang berdasarkan kepentingan masing-masing,” kata Bambang lagi.

Salah satu contoh yang diberikan oleh Bambang adalah tidak dilakukannya perintah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap beberapa produk hukum. “Ilustrasinya, bagaimana DPR dalam membuat undang-undan. Bahkan keputusan-keputusan MK belum ditindaklanjuti oleh undang-undang,” lanjut Bambang.

Wakil-wakil rakyat yang duduk di Senayan, dinilai Bambang hanya tertarik untuk melakukan kerja-kerja bagi kepentingan segelintir elit semata. “Kepentingan orang banyak tidak dijadikan agenda. Yang diperhatikan kepentingan-kepentingan elit saja,” sambung Bambang.

“Kemauan bekerja untuk orang banyak terkalahkan yang bertujuan untuk kepentingan kelompok dan pribadi. Partai politik sudah semakin personal, ketergantungan partai pada rente,” tegas Bambang.   {007}.

Comments

comments