Golkar Berhentikan Bupati Jombang

Lodewijk Freidrich Paulus (kanan).

SEKJEN DPP Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus menegaskan bahwa pihaknya telah memberhentikan Bupati Jombang, Nyono Suharli dari jabatanya sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Timur. “Setelah kita dengarkan penjelasan KPK, dan menetapkan Nyono sebagai tersangka, atas peristiwa tersebut, DPP telah mengambil langkah tegas untuk menghentikan Nyono sebagai ketua DPD Jawa Timur,” tegas Lodewijk di kantornya, Selasa, (6/1).

Ditegas Lodewijk lagi, pemberhentian tersebut merupakan wujud dari komitmen partainya terhadap kader yang terlibat kasus hukum, khusunya dugaan korupsi di republik ini. “Dibawah pimpinan Bapak Airlangga Hartarto, beliau sudah memerintahkan seluruh kader untuk tidak melakukan tindakan koruptif,” tegas Lodewijk lagi.

Untuk menjalankan roda organisasi, sambung Lodeiwijk, pihaknya telah menunjuk pelaksana tugas, yakni Zainudin Amali. “DPP Golkar menetapkan saudara Zainudin Amali sebagai Plt Ketua  DPD Partai Golkar Jawa Timur,” sambung Lodewijk.

Zainudin Amali, jelas Lodewijk, diharapkan segera melasakan peran-peran politik terutama terkait pencalonan kembali Nyono sebagai bupati. Tentunya Zainuddin Amali harus segera berkomunikasi dengan Komisi Pemilihan Umum baik pusat maupun Jawa Timur. “Terkait Nyono sebagai calon bupati Jombang, agar dilakukan komunikasi dengan KPU untuk mencarikan solusi,” jelas Lodewijk.

Lodewijk juga berpesan agar seluruh kader, terutama yang sedang mencalonkan diri sebagai kepala daerah menggunakan kejadian Nyono sebagai pelajaran. “Golkar minta ke seluruh kader yang mencalonkan diri untuk mengambil pelajaran agar tidak melakukan tindakan yang tidak terpuji ini, Golkar akan memberi sanksi tegas kepada kader yang melakukan tindakan tersebut,” ujar Lodewijk.

Sementara itu Zainudin Amali mengaku akan segera melaksanakan perintah partainya terkait pencalonan Nyono Suharli. “Kami akan segera berkomunikasi dengan KPU Pusat dan daerah. Kita akan pelajari peraturan yang ada, yang mengatur tentang pemilihan kepala daerah. Selain itu kita juga akan berkomunikasi dengan partai-partai pendukung,” kata Zainudin Amali.   {007}.

Comments

comments