Ketua DPR RI: Hukum Mati WNA Pemasok Narkoba!!!

Bambang Soesatyo.

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak agar Warga Negara Asing (WNA) yang menjadi pemasok narkoba ke republik ini untuk dihukum mati saja. Sedangkan alat angkut/kapal yang mereka gunakan agar ditenggelamkan di laut. “Jika perlu, segera tenggelamkan kapalnya dan hukum mati pelakunya,” kata Bamsoet dalam pidatonya pada Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan IV, Tahun Sidang 2017–2018, di DPR RI, Senin, (5/3).

Menurut Bamsoet, hukuman mati tersebut diyakini mampu memberi efek jera agar tidak ada lagi WNA yang berani memasukkan barang haram tersebut ke republik. Apalagi, jika dilihat dampak yang timbul akibat peredaran narkoba di negara ini. “Supaya membuat efek jera bagi para sindikat bandar narkoba yang masuk ke Indonesia,” lanjut Bamsoet.

Bahkan Bamsoet menegaskan bahwa seluruh elemen bangsa ini harus berusaha agar bangsa ini tidak dijadikan tempat berpesta-pora bagi pengedar narkoba untuk meraup keuntungan. “Kita tidak boleh membiarkan negara ini menjadi syurga bagi masuknya narkoba dari Negara-negara asing,” tegas Bamsoet.

Bandar besar, sambung Bamsoet, harus menjadi target utama aparat penegak hukum untuk menjadi target penegakkan hukum dalam hal narkoba. “DPR mengapresiasi keberhasilan Tim Gabungan Kepolisian, BNN, TNI dan Bea Cukai yang menggagalkan upaya penyelundupan 1 ton plus 1,6 ton narkoba, serta 3 ton jenis sabu di Perairan Kepulauan Riau. DPR meminta aparat kepolisian supaya penindakan tidak berhenti kepada para awak kapal, melainkan perlu diusut tuntas sampai ke bandar besarnya,” sambung Bamsoet.

Untuk itu Bamsoet mengaku bahwa pihaknya mendorong pemerintah untuk segera memperbaiki undang-undang tentang narkoba. “Terkait dengan hal itu, DPR mendorong Pemerintah untuk segera menyampaikan revisi Undang-Undang tentang Narkotika yang sudah masuk Prolegnas Prioritas tahun 2018. Undang-Undang Narkotika yang ada saat ini sudah tidak memadai lagi dalam memberikan efek jera kepada para bandar maupun pengedar narkoba,” tutup Bamsoet.   {007}.

Comments

comments