Ketua DPR RI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola Utang

Bambang Soesatyo.

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengelola utang terutama yang berasal dari negara asing. Hutang-hutang tersebut, seharusnya dapat digunakan pemerintah untuk membangun sektor-sektor yang memberi penghasilan bagi republik ini.

“Meminta Komisi XI DPR mendorong Pemerintah untuk berhati-hati dalam mengelola utang Negara, sebaiknya dana utang digunakan untuk sektor-sektor produktif yang mampu menghasilkan penerimaan Negara,” kata Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Rabu (7/3).

Disamping itu, Bamsoet juga mengatakan bahwa pemerintah seharusnya benar-benar fokus pada kemampuan untuk membayar utang-utang yang sudah melebihi Rp 4,000 triliun hingga saat ini. Apalagi belakangan ini publik dikejutkan dengan semakin rendahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika.

“Meminta Komisi XI DPR mendorong Pemerintah untuk memperhatikan kemampuan membayar utang meskipun rasio utang terhadap PDB masih di bawah 30%, mengingat anjloknya kurs rupiah terhadap nilai tukar dolar,” sambung Bamsoet.

Bamsoet juga mengatakan bahwa Kementerian Keuangan seharusnya sudah memiliki jalan keluar atas rendahnya penerimaan negara. “Meminta Komisi XI DPR mendorong Kementerian Keuangan untuk memperhatikan dan mencari solusi terhadap rendahnya penerimaan Negara,” ujar Bamsoet.

Direktorat Jenderal Pajak, menurut Bamsoet, harus didorong agar mampu mencapai target penerimaan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. “Meminta Komisi XI DPR mendorong Kementerian Keuangan (Direktorat Jenderal Pajak) untuk memenuhi target penerimaan pajak 2018,” pungkas Bamsoet.   {007}.

Comments

comments