Ketua DPR RI: Perkuat Pasal Regulasi Impor Baja!!!

Bambang Soesatyo (kemeja putih).

KETUA DPR RI, Bambang Soestyo (Bamsoet) mengatakan bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) selayaknya memperkuat pasal-pasal yang mengatur tata cara impor baja. “Meminta Komisi VI DPR mendorong Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk memperkuat pasal-pasal mengenai regulasi impor baja dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 Tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Besi atau Baja, Baja Paduan, dan Produk Turunannya,” kata Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Kamis, (8/3).

Menurut Bamsoet, Amerika saja telah menerapkan perlindungan bagi produk sejenis dari dalam negerinya agar industri dalam negeri mereka tidak terganggu dengan masuknya produk asing. “Terkait dengan akan dibanjirinya pasar ASEAN termasuk Indonesia oleh baja asal Tiongkok yang dapat melemahkan industri baja dalam Negeri, sebagai akibat dari kebijakan Presiden Amerika Serikat yang mengenakan bea masuk sebesar 25% untuk baja hasil impor,” lanjut Bamsoet.

Dalam kaitan hal tersebut, Bamsoet juga meminta jajarannya memperketat pengawasan impor baja maupun produk turunannya ke dalam negeri. “Meminta Komisi VI DPR mendorong Kemendag untuk memperketat pengawasan impor, dengan memberikan kuota jumlah impor baja, baik ukuran produk yang diimpor, jenis, dan jumlah produk baja,” sambung Bamsoet.

Kementerian Perindustrian, diminta untuk meningkatkan kualitas maupun jumlah produk baja dalam negeri. Hal tersebut diharapkan mampu mempertahankan eksistensi produk lokal dalam menghadapi serbuan baja dari luar negeri. “Meminta Komisi VI DPR mendorong Kementerian Perindustrian untuk meningkatkan kualitas dan jumlah produksi baja dalam Negeri agar kebutuhan baja dalam Negeri dapat terpenuhi, untuk itu perlu memiliki data jumlah produksi dan kebutuhan baja nasional yang akurat,” ujar Bamsoet.

“Mengimbau Pemerintah agar menerapkan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sesuai Peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor 16/M-IND/PER/2/2011 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri, untuk meningkatkan kapasitas industri baja nasional, dengan menggunakan produk baja lokal untuk proyek-proyek yang dibiayai Pemerintah,” tegas Bamsoet.   {007}.

Comments

comments