DPR RI Apresiasi Polri Lantaran Bongkar Kasus Jual Beli Data Nasabah

Bambang Soesatyo (kemeja putih, tengah).

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan apresiasi terhadap pengungkapan kasus jual beli data nasabah oleh Polri. Parlemen berharap ada sanksi tegas bagi pihak-pihak yang terlibat.

“Meminta Komisi III DPR mendorong Kepolisian untuk meningkatkan kinerja dan mengapresiasi keberhasilan membongkar kasus bisnis jual beli data nasabah tersebut, serta menindak tegas pihak-pihak yang terlibat agar kasus serupa tidak terulang, mengingat kasus tersebut dapat berdampak luas dan sangat merugikan masyarakat,” kata Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Kamis, (19/4).

Kementerian terkait, lanjut Bamsoet, didesak agar mengusut kejadian tersebut agar tidak terulang dikemudian hari. “Meminta Komisi I DPR mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk menyelidiki penyalahgunaan data tersebut dan mencarikan solusi serta melakukan tindak pencegahan,” lanjut Bamsoet.

Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, sambung Bamsoet, selayaknya segera diusulkan oleh pemerintah kepada Parlemen. “Meminta Pemerintah untuk segera mengusulkan RUU Perlindungan Data Pribadi sebagai Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas, mengingat kasus penyalahgunaan data dan kebocoran data belakangan ini sering terjadi dan semakin memprihatinkan,” sambung Bamsoet.

Masyarakat dihimbau agar tidak mudah menyerahkan informasi-informasi yang bersifat sensitif. “Mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada orang lain dan tidak mudah untuk memberikan data-data pribadi, terutama kepada pihak-pihak yang tidak jelas kepentingannya,” ujar Bamsoet.   {007}.

Comments

comments