DPR RI Mengaku Terpana Ratusan WNI dari Suriah Tidak Terlacak

Nasir Djamil (kiri, jas hitam).

ANGGOTA Komisi III DPR RI, Nasir Djamil mengatakan bahwa pihaknya terpana dengan tidak terlacaknya keberadaan 500 warga negara Indonesia yang telah kembali dari Suriah. “Kita juga agak terpana ada 500 orang pulang dari Suriah tapi tidak terlacak,” kata Nasir di DPR RI, Selasa, (15/5).

Padahal, lanjut Nasir, Indonesia ini sebuah negara besar dan memiliki begitu banyak aparat yang mengurusi tentang keluar masuknya masyarakat di tanah air tercinta ini. “Kita punya aparat tapi tidak bisa lacak warganya,” lanjut Nasir.

Ledakan bom di Jawa Timur beberapa waktu lalu, menurut Nasir, sudah harus dijadikan momentum agar masyarakat luas diberi akses untuk ikut mengungkapnya. “Apakah ada peraturan yang mengatur peran masyarakat untuk mengungkap terorisme,” ujar Nasir.

Hal itu pula yang diharapkanya bisa dimasukkan dalam revisi undang-undang teroris mendatang. Revisi itu sediri, menurut Nasir, juga diupayakan munculnya pasal-pasal represif. “Kita menghindari pasal-pasl represif,” lanjut Nasir.   {007}.

Comments

comments