Hindari Pencucian Uang, Investor Ekonomi Digital Harus Tertib

Bambang Soesatyo.

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa setiap investor ekonomi digital harus tertib adminstrasi termasuk dalam hal sumber pendanaan.

“Terkait belum jelasnya dana asing yang mengalir dalam investasi ekonomi digital, meminta Komisi XI DPR mendorong Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk mendesak investor sektor digital untuk tertib administrasi dan pendataan investasi digital, agar dapat diketahui sumber dana investasi tidak melanggar Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang sehingga dana investasi digital dapat terealisasi dengan baik, mengingat selama ini pemerintah kesulitan melacak sumber dana pelaku usaha,” tegas Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Rabu, (2/5).

BKPM didesak berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) agar pergerakan uang investor-investor tersebut bisa diketahui dengan lebih terbuka dan cepat.

“Meminta Komisi XI DPR mendorong BKPM melakukan koordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengetahui sumber dana investasi digital yang masuk melalui administrasi dan pendataan investasi digital di BKPM,” desak Bamsoet.

Tidak lupa Bamsoet berharap ada upaya kongkrit dari Komisi XI untuk lebih mendalami segala sesuatu terkait cara aman menerima investasi dari pihak asing

“Meminta Komisi XI DPR mendorong BKPM melakukan benchmarking (studi banding) ke negara-negara penyimpan modal asing terkemuka, seperti Singapura dan Swiss, untuk mengetahui tata cara yang aman dalam menerima investasi digital sesuai peraturan perundangan negara Republik Indonesia yang berlaku, serta melakukan sosialisasi terhadap pendaftaran administrasi investasi digital dan membuat regulasi untuk mempermudah para investor dalam menginvestasikan dana untuk memperkuat perekonomian Indonesia,” kata Bamsoet.   {007}.

 

Comments

comments