Ketua DPR RI: Sita Seluruh Pupuk Ilegal Asal Cina!!!

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong kementerian terkait untuk menyita semua pupuk ilegal asal Cina yang ditemukan pada Kapal Kargo MV Toyo Maru oleh Tim Gabungan di Pelabuhan Trisaksi, Banjarmasin.

“Terkait dengan ditemukannya 6.500 ton pupuk ilegal asal Tiongkok dari penggeledahan satu unit kapal kargo MV Toyo Maru oleh Tim gabungan Polsek Kawasan Pelabuhan Laut dan Korem 101/Antasari di dermaga Pelabuhan Trisakti, Kota Banjarmasin (4/5), dimana pupuk tersebut tidak terdaftar secara resmi di Kementerian Pertanian (Kementan) dan apabila digunakan berpotensi menyebabkan kegagalan panen, meminta Komisi IV DPR dan Komisi VI DPR mendorong Kementan, Kementerian Perdagangan (Kemendag), bersama aparat Kepolisian untuk segera menyita seluruh pupuk ilegal tersebut, serta mengusut tuntas dan menindak tegas pihak yang terlibat,” kata Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Senin, (7/5).

Badan Karantina Pertanian (Barantan), lanjut Bamsoet, harus memperketat pengawasan maupun perizinan pemasukan maupun pengeluaran pupuk. “Meminta Komisi IV DPR mendorong Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementan untuk memperketat pengawasan maupun perizinan pemasukan dan pengeluaran pupuk, serta pengecekan merek, nomor pendaftaran, uji mutu dan uji efektivitas, sesuai dengan pasal 37 UU Nomor 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman,” lanjut Bamsoet.

Regulasi impor, sambung Bamsoet, juga harus lebih diperketat oleh semua pihak terkait. Apalagi belakangan ini begitu banyak produk yang dimasukkan ke dalam republik ini. “Meminta Komisi VI DPR mendorong Kemendag untuk memperketat regulasi terkait impor komoditas pertanian dan material organik/anorganik (pupuk), mengingat banyaknya komoditas pertanian dan pupuk yang masuk ke Indonesia berpotensi menularkan hama, penyakit tumbuhan dan juga menyebabkan kerugian bagi petani Indonesia,” sambung Bamsoet.

“Meminta Komisi IV DPR mendorong Kementan untuk melakukan peninjauan langsung ke lapangan dan memberikan penyuluhan penggunaan pupuk, jenis pupuk yang sesuai dengan kondisi di tempat kepada petani, serta mengimbau petani untuk tidak mudah terpengaruh dengan pupuk harga murah,” tegas Bamsoet.   {007}.

Comments

comments