Teror Bisa Terjadi di Perairan

AKBP Ahmad Untung Surianata atau Untung Sangaji (Loreng).

WADIR Polair Polda Sumut, AKBP Ahmad Untung Surianata (Untung Sangaji) mengatakan bahwa wilayah perairan republik ini sangat memungkinkan dijadikan lokasi teror. Setidak-tidaknya perairan dapat dijadikan sarana untuk mengangkut alat teror itu sendiri. “Diperairan sangat memungkinkan adanya teror, setidaknya mereka gunakan wilayah perairan itu untuk membawa barang berbahaya,” kata Untung kepada Reportase Republik saat dihubungi, Senin, (21/5).

Menurut Untung, pihaknya pernah menemukan perahu yang digunakan untuk mengangkut sejumlah bahan peledak dari negara tetangga di perairan Poso beberapa waktu lalu. “Dulu kita pernah temukan bahan peledak di Poso. Dia bawa lewat laut, namanya pupuk mutiara. Itu, kalau digoreng dengan solar sedikit saja sudah langsung jadi bahan berbahaya. Memangnya untuk apa nelayan bawa-bawa pupuk? Mau kasih pupuk ke ikan?” tanya Untung.

Menurut Untung lagi, terhadap ancaman tersebut pihaknya harus bertindak tegas agar keamanan seluruh masyarakat bisa dijaga dari ancaman bahan-bahan peledak tersebut. “Kita harus ambil tindakan sekeras mungkin. Di perairan jangan coba-coba. Yang lewat laut itu biasanya sudah skala besar. Dia pakai perahu atau kapal. Jumlahnya berapa itu,” ujar Untung.

Dijelaskan Untung bahwa pelaku teror selalu ingin mendapat perhatian dari banyak pihak. Selain itu setiap aksi bom teror, biasanya pelaku menginginkan korban dalam jumlah sebanyak-banyaknya. “Kalau dia maunya korban sebanyak-banyaknya. Beda dengan kita, kita maunya melindungi anggota masyarakat dalam jumlah sebanyak-banyaknya,” kata Untung.

Untuk itu, menurut Untung setiap informasi terkait kemungkinan aksi teror harus disikapi dengan serius oleh semua pihak, terutama aparat keamanan. “Seharusnya begitu ada ancaman harus segera diambil tindakan, enggak ada cerita lagi. Apalagi yang berpotensi mengancam keselamatan petugas. Karena petugas itu melindung banyak orang,” terang Untung.   {007}.

Comments

comments