Tokoh Jatim Terkejut!!!

Sartono.

HAMPIR seluruh tokoh maupun warga Jawa Timur (Jatim) terkejut dengan kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu. Sebab, berpuluh-puluh tahun Jatim terkenal dengan provinsi yang relatif aman dari tindakan-tindakan seperti itu.

“Saya sebagai warga Jawa Timur kaget ada kejadian seperti itu, selama ini tidak pernah terjadi di Jawa Timur,” kata salah seorang Anggota DPR RI dari Jawa Timur, Sartono  kepada Reportase Republik saat dihubungi, Senin, (14/5).

Dalam kesempatan itu, Sartono menegaskan bahwa warga Jatim dikenal sebagai masyarakat yang bersatu meskipun terdiri atas berbagai jenis etnis maupun agama.

“Selama ini masyarakat Jatim itu guyub, rukun. Bahkan orang Batak-pun masuk Jatim menjadi “Arek”. Bahkan saat revormasi Jatim aman. Berpuluh tahun saya diajarkan hidup toleransi, kaget aja dengan kejadian seperti ini,” tegas Sartono.

Pengeboman yang dilakukan di Surabaya dan Sidoarjo beberapa waktu lalu itu sangat bertentangan dengan budaya yang sudah mendarah-daging selama ini di Jatim.

“Masyarakat Jatim ini kan masyarakat yang mayoritas, yang egaliter dan luwes. Sangat menghormati akan perbedaan. Tidak ada primodialisme. Selama ini pusatnya ponpes Indonesia di Jatim. Selama ini masyarakat disana itu sangat cair,” ujar Sartono.

Hanya saja, Sartono memandang perlu langkah antisipatif seluruh aparat keamanan kedepannya. Suasana tenang yang selama ini terjadi di Jatim, tidak boleh melenakan seluruh aparat keamanan untuk tetap waspada terhadap berbagai bentuk ancaman keamanan.

“Jangan sampai teroris ini menggunakan kesempatan menggunakan kelengahan-kelengahan itu. Kita mengingatkan sistem keamanan ktia, intelijen, ini bagaimana perannya. Harusnya memberi info dini. Ini tidak menyalahkan tapi ini harus ditingkatkan,” jelas Sartono.   {007}.

Comments

comments