Penerapan Tol Satu Arah Dinilai Rugikan Masyarakat

Sartono.

ANGGOTA DPR RI, Sartono mengatakan bahwa penerapan siatem jalan Tol Satu Arah telah menimbulkan kerugian bagi masyarakat, khususnya warga sekitar. Hal tersebut didasarkan pada kenyataan tidak dapatnya warga masyarakat memanfaatkan akses jalan Tol itu sendiri.

“Lihat saja dampak di lapangan mas..kalau rakyat banyak yang bahagia berarti benar namun kan banyak masyarakat yg sangat di rugikan,” kata Sartono dalam pesan elektroniknya yang diterima, Kamis, (21/6).

Dalam kesempatan itu Sartono mengatakan bahwa penerapan sistem Satu Arah pada Jalan Tol tidak melewati masa sosialisasi yang memadai terlebih dahulu. Sehingga, warga masyarakat tidak sempat mencari jalan alternatif agar tidak terjebak.

“Harusnya setiap kebijakan itu harus di sosialisasikan dan koordinasikan dengan matang dengan seluruh element pemda ,masarakat juga harus di beritahuakn dari awal jadi mereka bisa mengatur jadwalnya,” kata Sartono lagi.

“Janganlah kebijakan mimpi semalam ujug-ujug, tiba-tiba langsung di terapkan lihat sendirikan dampaknya…sampai parkir di tol berjam-jam bagaimana kondisi para pemudik yang sudah lansia? Ada bayi, ada Ibu hamil. Janganlah rakyat menjadi korban kebijakan yang tidak dikaji secara matang,” tegas Sartono.

Menghadapi arus balik pada musim Mudik tahun 2018 ini ruas Jalan Tol tertentu menerapkan jalur satu arah. Salah satunya adalah jalan Tol ruas Jakarta-Cikampek. Ruas yang biasanya dapat digunakan dua arah, untuk waktu tertentu hanya dapat digunakan oleh pengendara dari arah Cikampek menuju Jakarta saja. Langkah tersebut ditempuh agar tidak terjadi penumpukan arus balik yang menuju Jakarta dan sekitarnya. {007}.

Comments

comments