Herman: Sebaiknya Pemerintah Tahan Rencana Kenaikan Harga BBM

E Herman Khaeron

WAKIL Ketua Komisi VII DPR RI, E Herman Khaeron mengatakan bahwa akan menjadi lebih baik jika pemerintah menahan rencana laju kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat. Apalagi, menurut Herman daya beli masyarakat saat ini sedang turun. Penabahan subsidi bagi BBM dinilainya sebagai langkah yang cukup bijaksana.

“Namun sebaiknya ditengah daya beli masyarakat sedang turun, pemerintah menahan lahu kenaikan harga BBM dengan menambah subsidi,” kata Herman dalam pesan elektronik yang diterima, Senin, (4/6).

Selain itu, Herman juga mengatakan bahwa akan sangat tepat jika pemerintah tidak lagi menambah beban bagi Pertamina, perusahaan milik negara yang ditugasi menyediakan pasokan BBM bagi rakyat di seluruh wilayah NKRI ini.

“Jangan pula membebani pertamina agar menambal kekurangan selisih harga produksi dan harga pasar, karena akan menggerus kondisi keuangan pertamina dan menghambat investasi dan pengembangannya,” lanjut Herman.

Kalaupun rencana menaikkan harga BBM lebih disebabkan terjadinya perubahan kondisi ekonomi global, sebaiknya hal tersebut ditempuh setelah ada persetujuan dari Parlemen yang merupakan wakil rakyat.

“Dan mari kita letakan pada peraturan perundang-undangan, bahwa jika ada perubahan indikator makro ekonomi yang mempengaruhi asumsi di APBN harus melalui APBN-Perubahan,” jelas Herman.

Meski demikian, Herman tidak membantah bahwa penetapan harga BBM merupakan hak pemerintah, lebih khusus lagi komoditas utama yang bersifat penugasan. “Kenaikan dan penurunan harga BBM sepenuhnya menjadi otoritas pemerintah, terutama terkait BBM penugasan,” tegas Herman.   {007}.

Comments

comments