Bamsoet: Tambah Subsidi Energi Harus Sesuai Mekanisme

Bambang Soesatyo (kemeja putih).

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa penambahan subsidi yang direncanakan pemerintah pada sektor energi harus melewati mekanisme formal. Mekanisme tersebut adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP).

“Meminta Komisi VII DPR mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) jika melakukan penambahan subsidi energi harus melalui mekanisme APBN Perubahan (APBN-P),” tegas Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Senin, (23/7).

Dengan begitu, lanjut Bamsoet, semua pihak terkait, termasuk pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan terhindar dari perbuatan melanggar undang-undang.

“Mengingat setiap perubahan pada APBN harus dilakukan secara transparan dan akuntabel serta perlu melalui persetujuan DPR agar tidak bertentangan dengan Undang-Undang,” lanjut Bamsoet.

Dalam kesempatan itu Bamsoet juga mengatakan bahwa dirinya berharap tidak ada praktik-praktik yang melanggar undang-undang termasuk dalam hal penambahan subsidi bagi energi di republik tercinta ini. Untuk itu Bamsoet memandang perlu dilakukan koordinasi antara Kementerian ESDM dan Keuangan untuk menemukan solusi terbaiknya.

“Meminta Komisi VII DPR dan Komisi XI DPR mendorong Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan untuk melakukan rapat bersama dalam mencari alternatif solusi agar tidak ada penambahan subsidi energi tanpa melalui mekanisme APBN-P,” harap Bamsoet.   {007}.

Comments

comments