Asian Para Games Momentum DKI Perjuangkan Kesetaraan Disabilitas.

ANGGOTA DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengharapkan momentum penyelenggaraan olahraga difabel Asia (Asian Para Games) mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merancang dan menetapkan Peraturan Daerah (Perda) terkait penyandang disabilitas. Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian ParaGames pertama kalinya. Penyelenggaraan  dilaksanakan 8 sampai16 Oktober di Jakarta.

“Ini momentum yang baik bagi DKI, juga buat pak Anies, untuk membawa DKI Jakarta sebagai provinsi terdepan melindungi hak-hak kaum difabel. Salah satunya dengan pembuatan perda itu,” kata Rahayu dalam siaran pers yang diterima, Kamis, (16/8).

Pemprov DKI lanjut Rahayu, sebenarnya saat ini telah memiliki Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perlindungan Penyandang Disabilitas. Namun, aturan itu masih merujuk pada ketentuan Undang-Undang Nomor Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat.

Kemudian DPR RI, sambung Rahayu, telah menerbitkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. “Fraksi Gerindra terdepan memperjuangan UU ini. Karena itu, kami berharap Pemprov DKI segera merancang atau menyesuaikan perda yang ada dengan UU yang baru,”  ujar aktivis perempuan yang biasa dipanggil Sara.

Sara menjelaskan perbedaan UU ini dengan sebelumnya yakni berupa berbagai hak dan perlindungan hukum tanpa diskriminasi diatur lebih detil dan gamblang. Pemerintah pusat dan daerah juga berkewajiban memberikan akses setara terhadap penyandang disabilitas di instansi negara.

Karena itu penerbitan perda sangat penting untuk mengatur teknis hal-hal yang diamanatkan UU tersebut. “Perda nantinya sebagai landasan hukum dan teknis Pemprov DKI Jakarta dan BUMD nya menjalankan kewajiban, salah satunya mempekerjakan paling sedikit 2 persen dari jumlah pekerjanya. Untuk swasta, minimal 1 persen, berikut insentif yang diperolehnya,” ujar salah satu pendiri Tunas Indonesia Raya (Tidar), organisasi sayap partai Gerindra.   {007}.

Comments

comments