Penipuan Bermodus Hipnotis Kembali Terjadi

AKBP Ade Ary (kedua kiri depan).

KORBAN Penipuan dengan modus hipnotis terus saja berjatuhan di Ibukota Negara ini. Kali ini korbanya adalah seorang ibu rumah tangga bernisial H warga Jakarta Selatan.

Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary mengatakan bahwa korban H telah ditipu oleh 3 orang pelaku dengan nilai kerugian lebih dari Rp 40 juta.

“Korban ini ditipu 3 orang pelaku yang telah kita amankan. Korban mengaku telah menyerahkan uang tunainya sebesar 40 juta rupiah. Selain ini korban juga telah menyerahkan perhiasan emasnya kepada pelaku,” kata Ade di Polda Metro Jaya, Jumat, (3/8).

Dijelaskan Ade, korban H menyerahkan uang tunai yang ditarik dari sebuah bank BUMN di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. Uang tersebut diserahkan korban lantaran pelaku menawarkan 14 helai yang seolah-olah mata uang asing.

“Jadi korban ini mau menyerahkan uang 40 jutanya karena pelaku menukarkannya dengan 14 lembar uang yang kata pelaku mata uang singapura pecahan seribu dollar. Setelah mendapatkan uang korban 40 juta tadi, pelaku juga merayu korban dengan cara hipnotis untuk menyerahkan perhiasan emas dan ditukar dengan 3 lembar lagi uang singapur lainnya,” jelas Ade.

Menurut Ade, ketiga pelaku yang masing-masing berinisial S (64), L (50) dan H (27) telah melakukan aksi serupa sebanyak 11 kali. Seluruhnya dilakukan di wilayah hukum DKI Jakarta.

“Kita juga mengembangkan kasus ini. Karena dari pengakuan pelaku mereka sudah beraksi sebanyak 11 kali. Pelaku disangkakan melanggar pasal 378 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun. Kita juga menghimbau seluruh warga masyarakat yang merasa pernah menjadi korban penipuan ini untuk melaporkannya ke kantor polisi terdekat,” himbau Ade.   {007}.

Comments

comments