Bamsoet: Investigasi Tenggelamnya KRI  Rencong di Sorong

KRI.

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta TNI AL secepatnya membentuk tim investigasi atas tenggelamnya KRI Rencong 622 di perairan Sorong, Papua Barat Selasa, (11/9).

“Terkait terbakar dan tenggelamnya Kapal perang TNI AL KRI Rencong-622 ketika sedang melaksanakan Operasi BKO Gugus Keamanan Laut (Guskamla) III di sekitar perairan Sorong, Papua Barat (11/9), mendorong Komisi I DPR meminta TNI AL untuk segera membentuk Tim Investigasi terhadap kecelakaan Alat Utama Sistem Persenjataan (alutsista) yang terjadi, agar dapat dilakukan penyelidikan terhadap penyebab terjadinya peristiwa tesebut secara rinci, mengingat alutsista tersebut merupakan sarana dan prasarana yang penting bagi TNI,” kata Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Rabu, (12/9).

Selain itu Bamsoet juga meminta pimpinan tertinggi di TNI AL secara berjenjang memberikan penjelasan hal-ihwal penyebab kejadian tersebut. Dimana hal serupa juga pernah dilakukan TNI ketika mengalami hal serupa pada beberapa waktu lalu.

“Mendorong Komisi I DPR meminta Kepala Staff TNI AL  melalui  Mabes TNI untuk memberikan penjelasan atas peristiwa tersebut, seperti ketika Mabes TNI memberikan  Penjelasan dengan baik saat tenggelamnya dua alutsista TNI yang terdiri dari Kapal Motor Cepat (KMC) AD 16-05 milik Kodam Jaya di Kepulauan Seribu, dan Kendaraan lapis baja (tank) M113 milik TNI AD di Sungai Bogowonto beberapa waktu lalu,” lanjut Bamsoet.

Tidak lupa Bamsoet meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan Alutsista yang ada agar berada pada kondisi baik dan siap untuk digunakan setiap saat.

“Mendorong Komisi I DPR meminta Panglima TNI untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan berkala, seperti melakukan pengecekan dan peremajaan terhadap seluruh alutsista TNI yang ada, terutama dari sisi keamanan, kelayakan sarana dan prasarana, guna mencegah peristiwa serupa terulang kembali,” ujar Bamsoet.   {007}.

Comments

comments