Berkemungkinan Jumlah Rumah Rusak Di Lombok Lebih Banyak

 

WAKIL Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan bahwa jumlah rumah pendudukdi Lombok, NTB yang rusak akibat gempa bumi beberapa waktu lalu berkemungkinan lebih banyak dibanding data kemterian terkait.

“Mungkin bisa lebih jumlah rumah yang rusak itu, berdasarkan perhitungan terakhir dari PU,” kata Fahri dalam siaran pers yang diterima, Senin, (10/9).

“Kalau kita meninjau situasinya kira-kira, kalau infrastruktur primer itu terdiri dari jalan, jembatan dan sebagaiya. Kemudian infrastruktur sekunder seperti kantor-kantor pemerintahan, banyak sekali yang rusak, khususnya di Lombok Utara. Sedang yang masuk dalam klaster infrastruktur tertier seperti, pelayanan umum (sekolah, rumah sakit, dan sebagainya),” sambung Fahri.

Bahkan dalam kesempatan itu Fahri juga mengatakan, sampai tiga hari lalu dirinya turun ke lapangan, ia mendapatkan informasi penting dari masyarakat terkait bantuan untuk pembangunan rumah mereka. Harapannya kepada pemerintah agar menuntasan penjelasan kepada masyarakat bahwa jumlah penerima transfer uang langsung ke rekening mereka masing-masing baru sekitar 6 ribuan dari sekitar 84 ribuan data terverifikasi.

“Sementara mereka belum bisa menggunakan dana itu, karena masih memerlukan rekomendasi dari beberapa pihak terkait. Kalau soal logistik, saya kira masyarakat kita sudah cukup banyak membantu dan semua terjun membantu, termasuk pemerintah pusat,” kata Fahri lagi.

Menurut Fahri, rapat-rapat kerja yang dilakukan untuk memulihkan kondisi Lombok haruslah dilakukan dengan efektif dan berhasil maksimal. Rapat pun tidak perlu dilaksanakan dalam waktu yang lama.

“Kita hadir banyak, tetapi tidak harus lama kita rapatnya. Tetapi bisa memberikan analisis yang komprehensif, yang perlu disampaikan. Yang penting bisa menjelaskan beberapa persoalan,” ujar Fahri.   {007}.

 

Comments

comments