Ketua DPR RI: Verifikasi DPS Ganda !!!

 

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta untuk dilakukannya verifikasi terhadap dugaan adanya 25 juta Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilu 2019 nanti.

Untuk itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai perlu memberi penjelaskan kepada komisi II DPR RI agar rakyat bisa mengetahui duduk persoalan secara detil dan transparan.

“Terkait dugaan adanya 25 juta data ganda (walaupun telah dibantah keras oleh KPU) dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS), mendorong Komisi II DPR meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk segera melakukan verifikasi terhadap dugaan data ganda dalam DPS tersebut sebelum menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan menginformasikan hasil verifikasi tersebut kepada masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan,” kata Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Rabu, (5/9).

Bamsoet juga mengatakan bahwa hasil sensus yang dilakukan oleh lembaga republik ini harus menjadi pembanding terhadap data milik KPU dalam menentukan jumlah DPS.

Mekipun hasil sensus tersebut belum tentu masih sesuai dengan kondisi lapangan sebenarnya saat ini. Perbaikan terhadap kemungkinan tidak validnya data DPS tersebut diyakini dapat menghindari berbagai bentuk kecurangan dari Pemilu itu sendiri.

“Mendorong Komisi II DPR meminta KPU untuk lebih memperhatikan hasil sensus penduduk dari lembaga yang berwenang untuk disandingkan dengan DPT yang ada mengingat hasil sensus tersebut belum tentu valid karena seiring berjalannya waktu kemungkinan ada warga yang meninggal dunia atau yang usianya telah memasuki usia wajib pilih, sehingga perlu adanya pemutahiran data pemilih agar tidak terjadi kecurangan dalam pelaksanaan pemilu,” jelas Bamsoet.

Sebelumnya, Tim Pemenangan Calon Presiden-Wakil Presiden, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno menolak KPU menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) pada rapat pleno Rabu (5/9/2018). Alasannya, ditemukan 25 juta data pemilih ganda dalam 137 juta data pemilih sementara (DPS).

“Kami konfirmasi lagi ke KPU dari data itu, dari 137 jutaan pemilih dalam DPS terdapat 25 jutaan pemilih ganda,” kata Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (3/9).   {007}.

Comments

comments