Negara Harus Hadir Untuk Tingkatkan Daya Beli Rakyat

Salah satu pasar hewan di Indonesia.

ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Sartono mengatakan bahwa negara harus dirasakan dalam upaya meningkatkan daya beli masyarakat. “Negara harus hadir bagaimana meningkatkan daya beli masyarakat yang melemah sekitar 4 tahun terakhir ini,” kata Sartono dalam media sosialnya yang dikutip, Senin, (3/9).

Dalam kesempatan itu Sartono juga mengatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang setiap tahunnya mengalami dua kali pembahasan di DPR RI seharusnya dibuat untuk menumbuhkan ekonomi. “APBN itu seyogyanya kan dirancang bagaimana bisa menumbuhkan ekonomi,” lanjut Sartono.

Tidak hanya itu, Sartono juga menjelaskan bahwa APBN seharusnya juga menjadi alat penurun harga maupun berbagai insrumen peningkatan kesejahteran rakyat bangsa ini. “Menurunkan harga, meningkatkan daya beli rakyat, menekan nilai dollar, menahan hutang tidak membengkak dan juga dapat melunasi hutang serta lain sebagainya demi kesejahteraan rakyat.

Sebelumnya, Politisi Partai Gerindera, Nizar Zahro mengatakan bahwa 82 persen rakyat republik ini mengeluhkan kinerja pemerintahan Jokowi-JK dalam bidang ekonomi. “82 persen dalam pemerintah ini rakyat mengeluhkan dalam hal ekonomi,” kata Nizar di DPR RI, Kamis, (12/7).

Untuk itu, lanjut Nizar, sosok Prabowo Subianto merupakan solusi atas persoalan yang dialami bangsa ini kedepannya. “Solusinya ada pada sosok Pak Prabowo,” lanjut Nizar.

Menurut Nizar, jika Prabowo dipercaya rakyat republik ini, maka isi pasal 33 UUD 1945 akan benar-benar menjadi konsentrasi untuk diimplementasikan.

“Yang terjadi saat ini implementasi pasal 33 undang-undang dasar 1945 itu sangat jauh dari sebagaimana mestinya. Nah implementasi itulah yang akan menjadi konsern kami jika dipercaya masyarakat memimpin republik ini,” ujar Nizar.   {007}.

Comments

comments