Rencananya JR Nurhayati Diputus Pekan Depan

Judicial Review (JR) Wa Ode Nurhayati di Mahkamah Agung.

JURU Bicara Mahkamah Agung (MA), Suhadi mengatakan bahwa kemungkinan Judicial Review (JR) Wa Ode Nurhayati akan diputuskan pada Pekan depan. “Mungkin satu minggu ini akan diputus ya,” kata Suhadi saat dialog dengan sebuah stasiun radio pemerintah, Jumat, (7/9) malam.

Suhadi menyampaikan hal tersebut setelah Penggugat, Nurhayati mengatakan bahwa berkas perkaranya telah diterima dan memiliki susunan majelis hakim. Suhadi juga tidak lupa mengatakan akan mengecek berkas perkara milik Nurhayati. “Nanti kita lihat,” lanjut Suhadi.

Sementara itu, dalam kesempatan dialog tersebut Nurhayati mengatakan bahwa berkas dirinya telah diterma oleh petugas sejak tanggal 6 Agustus 2018 lalu. “Kalau saya Pak terdaftar di register Mahkamah Agung itu tanggal 6, diterimanya sih sebelum tanggal 6 tapi teregister dan sudah ada majelis pemeriksa itu di tanggal 6 bulan kemarin pak. Bulan Agustus,” kata Nurhayati.

Nurhayati sendiri menjelaskan bahwa dalam JR tersebut dirinya tidak menggunakan batu uji undang-undang nomor 7 tentang pemilu seperti penggugat lainnya. Dia mengaku menggunakan undang-undang nomor 12 tahun 2011tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.

“Yg saya tahu ada dua orang termasuk saya di dalamnya, dari dpd satu dan saya satu itu batu ujinya tidak menggunakan undang-undag Pemilu. Menggunakan undang-undang Tipikor dan undang-undang HAM. Saya menggunakan batu uji undang-undang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan,” jelas Nurhayati.

“Nah kalau saya batu ujinya adalah peraturan pembentukan perundang-undangan, yang dpr itu lebih pada hirarki undang-undang batu ujinya. Bahwa ketika terjadi benturan di bawah maka harus kembali ke hirarki undang-undang yang ada di atasnya. 3 batu uji ini yang digunakan tanpa menggunakan uu pemilu,” sambung Nurhayati.

Diakhir dialog tersebut Nurhayati menyampaikan harapannya agar MA dapat secepatnya memberikan putusan atas gugatan yang dia sampaikan. “Atas nama pribadi berharap benar MA bisa segera memutus perkara ini,” pungkas Nurhayati.   {007}.

Comments

comments