Bamsoet: Tinjau Ulang Pengiriman TKI Ke Arab Saudi

Bambang Soesatyo.

KETUA DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta dilakukannya peninjauan ulang rencana pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi. Hal tersebut disampaikan Bamsoet menyikapi pemacungan terhadap Tuti Tursilawati asal Majalengka dalam dugaan kasus membunuh majikannya.

“Mendukung upaya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dalam hal memprotes eksekusi yang dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi tanpa ada pemberitahuan, serta meminta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) untuk meninjau ulang rencana pemberangkatan TKI ke Arab Saudi,” kata Bamsoet dalam siaran pers yang diterima, Rabu, (31/10).

Dalam kesempatan itu Bamsoet juga mengatakan perlunya perlindungan maupun pendampingan semaksimal mungkin bagi TKI yang menghadapi kasus hukum di tempatnya bekerja. “Mendorong Kemenlu, Kemnaker, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Migrant Care Indonesia, dan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) untuk selalu memberikan perlindungan dan pendampingan hukum bagi TKI yang bermasalah dengan hukum setempat secara maksimal,” kata Bamsoet lagi.

Agar kasus serupa tidak terulang, Bamsoet mendesak pihak terkait aktif melakukan lobi-lobi baik kepada otoritas setempat maupun keluarga yang diduga menjadi korban tindak pidana, sehingga hukuman mati tidak terus-menerus meminta korban. “Mendorong Kemnaker dan Kemenlu untuk dapat memberikan pembelaan dan negosiasi yang maksimal agar TKI yang terancam hukuman mati di Arab Saudi mendapat keringanan hukuman atau dapat dibebaskan dari hukuman mati,” ujar Bamsoet.

“Mendorong Kemnaker dan BNP2TKI mewajibkan PJTKI bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memberikan pembekalan yang maksimal baik dalam hal bahasa, keterampilan, pengetahuan tentang hukum di negara tujuan, dan cara bersikap, serta pengarahan apabila mendapatkan masalah saat bekerja kepada TKI yang akan diberangkatkan ke negara tujuan,” tegas Bamsoet.   {007}.

Comments

comments